Sabtu, 07 Desember 2013

Cara Membuat Diagram Flow Data DFD

Mungkin dari Sekian Banyak anak Kampus masih agak sulit ya untuk Membuat yang Namanya DFD,,
padahal sebenernya Membuat DFD itu cukup Mudah Kok..

Pertama Kalian Siapkan dulu Aplikasi Microsoft Visio Professional 2007 (atau Visio 2010) Juga Boleh.
Kerana Kalo Pake Word Mah bikin DFD itu jadi Berantakan (kayak wajah kamu), :D
hahahaha

Kemudian Temen2 Semua Coba Simak Contoh Prosedur Berikut Ini



3.3 Prosedur Sistem Berjalan

     Pada prosedur sistem berjalan ini, bagian gudang mengecek persediaan barang material apabila habis atau kosong, maka bagian gudang menyerahkan form permintaan material ke bagian material. Maka untuk lebih jelasnya, prosedur sistem berjalan adalah sebagai berikut:

      a. Prosedur Permintaan Material 
          Bagian gudang menyerahkan Form Permintaan Material (FPM) ke bagian pembelian. Kemudian bagian pembelian membuat purchase order (PO) sesuai data yang ada pada form permintaan material. Setelah PO dibuat, kemudian diserahkan kepada Supplier. Sedangkan copy PO disimpan ke arsip PO. Form permintaan yang telah diterima kemudian disimpan ke arsip Permintaan Material (PM).


Maka Pada Saat di Buat DFD, Maka Akan Tampak Seperti Gambar di Bawah Ini :




















      b. Prosedur Penerimaan Barang
          Berdasarkan Purchase Order (PO) yang diterima dari bagian pembelian, supplier mengirimkan barang sesauai dengan pesanan disertai Invoice dan Surat Jalan. Kemudian Invoice yang di terima disimpan ke arsip Invoice, sedangkaan Surat Jalan disimpan ke Arsip SJ. Setelah barang diterima, bagian pemeblian membuat surat tanda terima barang yang kemudian diserahkan ke supplier.


Lalu Temen2 Semua Tambahkan Alur  DFF Berikut ini di Bawahnya proses 1.0
 Sehingga Alurnya Menjadi Seperti Ini :





















Nah Untuk melihat Mana yang Dokumen Keluaran dan mana yang Masukan, Sahabat Semua bisa Melihatnya dari Prosedurnya...
ketika Bagian Gudang menyerahkan Formulir Permintaan Material (FPM) Ke
Bagian Pembelian (Proses 1.0), Maka itu adalah Bentuk Dokumen Masukan.
Untuk Dokumen Keluaran, temen2 Bisa Melihat pada Proses 2.0, dimana si Bagian Pembelian (Proses 2.0)
Membuat Purchase Order (PO) dan Menyerahkannya ke Suplier.

Pada Proses (yang Berbentuk Bulat) itu di Isi dengan Internal Entity,
Internal Entity adalah Bagian Pihak dalam yang Paling Banyak Bertugas dan Memiliki Kegiatan Untuk Membuat dokumen ataupun Menyimpan Dokumen.

Sedangkan yang berbentuk Kotak atau persegi Panjang Sedikit, itu adalah External Entity, yaitu Bagian-bagian atau Pihak yang terlibat dalam penyerahan dokumen Masukan maupun menerima dokumen Keluaran.

Untuk yang Berbentuk Persegi Panjang yang terbuka, itu adalah Arsip, Fungsi Arsip adalah Sebagai Wadah Penyimpanan atau Bisa di sebut Juga Data Store..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar